Ajangbalap sepeda Madiun Lawu Challenge jadi agenda rutin tahunan. Sabtu, 16 Juli 2022 23:31. Jawa Tengah, dengan memberi bantuan alat tulis sekolah ke panti asuhan di Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Rabu (20/4/2022). ANTARA/HO-BPJAMSOSTEK. relawan Jokowi akan gelar musra seluruh provinsi. Minggu, 17 Juli 2022 0:20Scoular, salah seorang relawan yang pernah terlibat dengan Yayasan kami Orang dengan wawasan terbuka dan peduli dapat menjadi relawan. Tidak perlu keahlian khusus, anda bisa bekerja dengan kemampuan masing-masing. Ini bukan soal seberapa cepat atau apa yang dapat dilakukan, tetapi ini tentang bagaimana anda menjadi bagian dalam prosesnya. Apakah anda mau mengajar pelajaran, mengajar kesenian, kerajinan, musik, memasak, atau hanya ingin membantu secara general atau Cuma ingin berinteraksi dengan anak-anak-Panti Asuhan Tebet adalah tempat yang tepat untuk menyalurkan kterampilan hidup anda. Sebagai bagian dari sebuah tim, anda dapat membuat perbedaan positif di masyarakat, perubahan yang lebih baik, kepuasan hati dan untuk memori hidup kita. Testimoni “Saya mendorong siapapun yang punya waktu luang dalam sepekan berpikir serius untuk melakukan kegiatan relawan, baik mengajar atau hanya mengunjungi Panti Asuhan Tebet. Bermanfaat sekali bisa bertemu anak-anak remaja dengan sikap positif dalam hidup dan belajar. Sambutan hangat yang didapat membuat segalanya berharga-bahkan setelah terperangkap macet untuk pergi kesana”. Ibu Gilly Weaver
Bersamasejumlah relawan. Pada sesi doa bersama ini sejumlah pengurus Panti Asuhan mendoakan Danny - Fatmawati agar supaya senantiasa diberi kesehatan serta agar nantinya dapat jadi pemimpin di Kota Makassar. Tidak hanya itu, bermacam harapan pula diharapkan kepada mantan wali kota Makassar ini. Utamanya terpilih pada 9 Desember mendatang
LAPORAN KE PANTI ASUHAN MENJADI SUKARELAWAN TUGAS CHARACTER BUILDING OLEH MELA MELATI 145213017 PRODI ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2014-2015 PENDAHULUAN Sangat ironisnya memang anak muda zaman sekarang dan pada masa globalisasi yang berkembang sangat pesat ini, sangat banyak yang memperhatikan keseimbangan penampilan dan sesuatu hal yang baru untuk mendukung gaya penampilan pada zaman sekarang. Tetapi mereka tidak bisa memperhatikan anak-anak yang berada di panti asuhan yang kurang segala hal. Dan untuk menjadi seorang relawan sangat dibutuhkan karena dapat memberikan bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan. Seorang relawan tidak hanya berguna oleh masyarakat umum, tetapi juga berguna bagi diri sendiri untuk mengasah agar menjadi pribadi yang proaktif dan berhubungan dengan orang lain dengan baik. Memperhatikan anak-anak yatim yang ada di perusahaan itu seharusnya adalah tugas kita juga. Untuk memberi perhatian dan pengertian pada mereka. Seorang relawan memberikan pengabdiannya tidak didasarkan atas pemberian pamrih atau sesuatu hal, mereka melakukannya dengan rasa ikhlas. Pengabdian kepada masyarakat itu merupakan salah satu dari dharma atau tugas pokok dari suatu perguruan tinggi, pengabdian pada masyarakat juga merupakan kegiatan yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan demi kemajuan masyarakat. Memberikan sumbangan tidak hanya beruppa dengan uang, yang dimaksut dalam hal ini yaitu sumbangan yang berlatar belakangkan oleh ilmu pendidikan yang harus dikembangkan dalam pendekatan kepada masyarakat. Pengabdian disini ditujuan untuk menjadi sukarelawan disebuah panti. Di panti itu harus bisa mengerti bagaimana cara agar lebih bisa mendekat pada anak-anak yatim tersebut. Menjadi sukarelawan tidak hanya harus dengan membantu bersih-bersih panti melainkan dengan belajar seni, atau hal lain yang dapat menambah pengetahuan anak-anak panti. KEGIATAN SELAMA DI PANTI ASUHAN Tanggal, 28 Febuari 2015 Pada saat itu saya dikasih tugas oleh dosen pembimbing untukmenjadi sukarelawan disebuah panti asuhan, disaat itu saya merasa kebingungan disebabkan saya harus mencari panti asuhannya sendiri yang akan ditempati sebagai tempat saya untuk mencadi sukarelawan. Saya juga belum mengetahui daerah bandung barat ini, karena saya baru saja berapa bulan berada disini. Setelah itu saya pun berusaha mencari panti itu dengan cara awal dahulu mencari informasi daerah mana saja yang terdapat panti di internet. Akhirnya saya mendapatkan beberapa panti dan alamatnya, ternyata saya juga tidak tahu daerahnya. Saya pun mencari solusi dengan bertanya kepada kakak tingkat dan teteh yang jaga dimana letak daerah itu dan mereka menjelaskannya. Yaudah saya mencoba untuk mengerti dan pergi ke panti asuhan itu. Panti asuhan itu bernama panti asuhan ALFIN yang bertemapat didaerah sarijadi. Ternyata daerah itu dekat dengan kampus POLBAN tidak jauh dari situ dan saya kesana berjalan kaki walaupun saya belum tahu dengan daerah itu dan saya tidak berfikir apa-apa lagi selain harus bisa menemukan sebuah panti asuhan. Di tengah perjalanan saya bingung dan memutuskan untuk bertanya kepada seorang pedagang batagor dan dia menunjukan jalannya dengan berkata “tidak jauh dari sini lagi kok neng, Cuma tinggal lurus kedepan nanti ada plang besar ada bacaannya” dan saya mengucapkan terima kasih. Melanjutkan perjalan dan akhirnya menemukan panti asuha alfin, ternyata pantinya berbentuk sebuah rumah bertingkat saja. Dan anak-anak panti berdatangan dan menyalami saya satu persatu dan mereka menyambut saya dengan sopan. Setelah saya sampai, saya menemui salah seorang pengasuh yang ada saat itu. Dan saya berbicara maksut dan tujuan saya datang kepanti etrsebut. Bapak itu itu menerima kedatangan saya dan bisa menerima saya sebagai seorang relawan, namun bapak itu memberi sebuah syarat bahwa kamai tidak boleh hanya sebagai seorang relawan yang hanya bisa membereskan panti, mengepel atau menyapu tetapi saya harus siap untuk bisa berinovasi dan mengembangkan kesenian saya dan kerajinan tangan lainnya. Dan akhirnya setelah saya berfikir panjang dengan memutuskan saya siap untuk menerima tawaran tersebut. Setealh itu saya berkeliling panti dan melihat kegiatan anak-anak panti itu, Dan mereka ramah dan sopan kepada saya. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang k erbkekos masing-masing denagn berjalan kaki, setelah berjalan menanjak dan kelehan saya akhirnya di polban mendapat sebuah angkot dan menaiki angkot tersebut karena sudah tidak sanggup untuk berjalan lagi. Saya merasa senang. Setelah menemukan panti tersebut. Minggu, 08 Maret 2015 Hari ini merupakan hari kedua saya mengunjungi panti tersebut, pada hari itu saya dan teman-teman berkumpul bersama anak-anak panti. Disini kami berkenalan dengan mereka dana kami juga memperkenalkan diri juga. Tetapi kami dahulu yang memperkenalkan diri baru disusul oleh mereka satu persatu. Mereka semua ramah dan baik-baik. Saat itu kami saling bertukar fikiran dan saling curhat satu sama lain. Awal nya berawal bagaimana mereka bisa berada disitu, ternyata ada sebagian diantara mereka tidak mempunyai orang tua melainkan orang tua mereka itu menitipkan dan ada yang menjadi TKW. Mereka disitu juga banyak yang kakak beradik kandung disitu. Setelah bercerita cukup lama, ada anak laki-laki paling kecil di panti asuhan itu, dan ternyata dia baru saja belum lama tinggal disitu hanya baru dua bulan lebih gitulah. Dan kami sekelompok bertanya kenapa anak laki-laki itu bisa disini? Dan salah seorang menceritakannnya, anak laki-laki itu ditemukan oleh warga yang sedang ronda malam sekitar jam satu malam di sebuah tempat perbelanjaan yaitu indomaret di sarijadi. Anak ini ditemukan dalam keadaan tertidur lelap dan dalam keadaan yang tidak sehat dia sedang mengalami sakit cacar, setelah itu warga membawa anak tersebut kepanti, setelah sampai di panti orang panti tidak mau menerimanya. Dan kami bertanya, kenapa tidak mau menerima nya?, kata anak tersebut menjawab karena kepala panti tidak mau di bilang sebagai mencuri anak itu dan orang itu harus meminta surat izin terlebih dahulu dari kepolisian, jadi anak tersebut dibawa kekantor polisi, setelah mendapatkan surat izin itu anak laki-laki tersebut di letaklah di panti. Setelah anak tersebut terbangun dari tidurnya, dia selalu memanggil mama.. mama.. dan mama. Sampai disitulah cerita tentang anak tersebut, setelah mendengar ceritanya, saya sangat merasa sedih dan kasihan melihatnya, sungguh tega seorang ibu sanggup membuang anaknya dalam keadaan dan kondisi seperti itu, memang seorang ibu yang tak bertanggung jawab dan tidak mempunyai hati anak itu sekarang hanya bisa tegar untuk menerima cobaan ini. Setelah kami bercerita ada seorang anak perempuan yang menangis, kami tanya kenapa tidak dijawab dan pada saaat itu saya merasa jengkel sekali, tetapi untungnya saja saya bisa menahannya, untung saja ada seorang anak menjawabnya, karena kakaknya diganggu sama teman-teman yang lain makanya dia menangis. jadi kami terus menbujuk anak tersebut tetapi tetap juga tidak mau berhenti menangis, salah satu dari kami ada yang membawa permen, jadi kami beri sama mereka satu-satu, tetapi mereka tidak mau satu tapi harus lima buah permen barulah dia berhenti menangis. Setelah itu kami pergi bermain-main diluar, ada yang bermain bola dan yang lain. Tapi ada seorang anak meminta permen, ternyata permennya sudah habis dan kami tidak tega melihatnya kami membeli permen tersebut didekat sebuah warung yang ditunjuk sama salah seorang anak. Setelah itu kami berpamitan untuk pulang kepada penjaga panti dan para anak-anak. Anak-anak panti bilang besok main kesini lagi ya kan, dan kami berkata, iya. Kami senang sekali karena mereka menyukai kami semua. Minggu 22 maret 2015 Pada hari minggu ini merupakan hari ketiga kelompok kami ke panti asuhan Alfin ini. Di hari itu kami memutuskan secara bersama untuk membuat bunga dari kulit kuaci. Kami sudah mempersiapkan perlatannya dan ternyata, kami membutuhkan sebuah kardus untuk dijadikan sebuah tempat bunganya, kami semua jadi panik dan bingung mau mencarinya kemana, jadi disini saya dan vera ditemani sama adik-adik panti pergi membeli kardus kewarung. Setelah pulang dari warung kami langsung mengguntingkan kardus tersebut dan kami langsung pulang mempraktekkan kepada mereka bagaimana cara membuat bunga dari kulit kuaci tersebut, mereka semua meniru dan ada juga yang minta ajar bagaimana cara membuatnya, kami dengan senang hati mengajar dan membantu mereka, disini kami mengajakan kepada mereka bagaimana bisa memanfaatkan kulit bekas dari makanan, mereka senang sekali kami mengajarkan cara membuat bunga. Dan pada saat membuat bunga mereka terlihat bingung bagaimana membuat nya, kami membantu mereka membuatnya dan dii selingi dengan gurauan anak-anak panti. Mereka da yang sibuk bermain dan ada juga yang fokus pada pembuatan bunga yang mereka buat sendiri. Setelah membuat bunga kami berpamitan, bunga tersebut kami tinggakan disitu untuk mereka. Mereka senang sekali. Senin 23 maret 2015 Pada hari ketiga ini kami pulang dari kampus langsung pergi kepanti untuk memenuhi tugas yang dikasi oleh pak sri, yaitu untuk menjadi seorang sukarelawan, setelah kami sampai disana ternyata anak-anaknya pada sekolah semua, di panti ini semua anak pada sekolah kecuali dibawah umur, mereka sekolah rata-rata duduk dibangku SD dan SMP. Ada seorang pengasuh mengatakan pada kami bahwa anak-anak yang duduk dibangku SMP masuk sekolahnya pada jam siang. Ternyata disini saya dan teman-teman baru mengetahuinya Jadi kami hanya bisa mengajar anak-anak SD saja. Jadi kami menunggu mereka sambil membuka kulit kuaci, satu demi persatu dari mereka pulang, tepat pada hari itu mereka mengambil rapor, jadi mereka pulang mereka sibuk semua memberikan rapornya untuk dilihat oleh pengasuh panti, disini kami hanya diam dan duduk setelah itu baru mereka datang menemui kami dan ngumpul-ngumpul bersama membantu kami membuka kulit kuaci, mereka bertanya untuk apa kulit kuaci ini teh, dan kami menjawabnya untuk dibuatkan bunga melanjutkan yang bunga yang kemarin kita buat bersama-sama. Setelah selesai membuat bunga kamipun ingin berpamitan untuk pulang lagi,soalnya dipanti juga mau melaksanakan acara. Jadi kami berpamitan kepada pengurus panti dan anak-anak yang ada dipanti. Tak terasa kami sudah lama juga berada dipanti dan kami pun pulang. Kesimpulan Untuk menjadi seorang relawan maka kita harus mempunyai rasa tangggung jawab yang besar terhadap diri sendiri dahulu baru terhadap orang relawan juga harus mempunyai sifat proaktif dalam menghadapi segala hal. Dalam mengerjakan sesuatu hal agar cepat selesai maka mereka harus mempunyai kesatuan untuk bersinergi. Dalam tugas menjadi seorang relawan harus mempunyai pengetahuan juga dalam bagaimana cara untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Relawann juga harus bisa bersabar dalam hal apapun. Relawanmilenial yang tergabung di Adindana Appi-Rahman mengajak para pemilih dari kalangan anak muda menentukan arah perubahan kota Makassar Banyak anak-anak di Jakarta Barat Cengkareng yang terlahir dari keluarga miskin dan tidak mampu merasakan kehidupan yang layak. Mereka seringkali mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan, pakaian, dan pendidikan. Kondisi ini membuat mereka seringkali merasa putus asa dan kehilangan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Untuk membantu mengatasi masalah ini, banyak organisasi dan yayasan yang bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan membuka panti asuhan di Jakarta Barat Cengkareng. Panti asuhan ini bertujuan untuk memberikan tempat tinggal, makanan, dan pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntung tersebut. Panti asuhan di Jakarta Barat Cengkareng telah ada sejak lama. Sebelumnya, panti asuhan ini hanya diisi oleh beberapa anak yang berasal dari keluarga miskin di sekitar wilayah Cengkareng. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, jumlah anak yang tinggal di panti asuhan ini semakin bertambah. Hal ini membuat pihak pengelola panti asuhan merasa perlu untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang diberikan. Mereka juga berusaha untuk memperluas jangkauan panti asuhan ini agar dapat membantu lebih banyak anak yang membutuhkan. Kini, panti asuhan di Jakarta Barat Cengkareng telah menjadi salah satu tempat yang terkenal dan banyak dikunjungi oleh para donatur dan relawan yang ingin membantu. Fasilitas yang Disediakan di Panti Asuhan di Jakarta Barat Cengkareng Pada umumnya, panti asuhan di Jakarta Barat Cengkareng menyediakan fasilitas yang cukup memadai bagi anak-anak yang tinggal di sana. Beberapa fasilitas yang biasanya disediakan antara lain Kamar tidur yang nyaman dan bersih Ruang belajar dan perpustakaan Lapangan bermain Dapur dan kantin Ruang pertemuan dan acara Selain itu, panti asuhan juga menyediakan berbagai kegiatan dan program untuk mengembangkan potensi anak-anak yang tinggal di sana. Beberapa kegiatan yang biasanya diadakan antara lain Kegiatan belajar mengajar Kegiatan olahraga dan seni Kegiatan sosial dan bakti kepada masyarakat Kegiatan agama dan kepercayaan Cara Membantu Panti Asuhan di Jakarta Barat Cengkareng Jika Anda ingin membantu panti asuhan di Jakarta Barat Cengkareng, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan memberikan donasi dalam bentuk uang atau barang yang dibutuhkan. Donasi uang dapat disalurkan melalui rekening yang telah disediakan oleh panti asuhan. Sedangkan donasi barang dapat berupa bahan makanan, pakaian, buku, peralatan sekolah, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga dapat menjadi relawan di panti asuhan tersebut. Sebagai relawan, Anda dapat membantu dalam mengajar, menghibur, atau mengorganisir kegiatan di panti asuhan. Dengan menjadi relawan, Anda juga dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan yang berharga bagi anak-anak di panti asuhan. Sebagai kesimpulan, panti asuhan di Jakarta Barat Cengkareng merupakan tempat yang penuh kasih sayang bagi anak-anak yang kurang beruntung. Dengan adanya panti asuhan ini, diharapkan anak-anak tersebut dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik serta meraih masa depan yang lebih cerah. Navigasi pos Do you want to take a break from the hustle-bustle of the city and escape to a serene and secluded… Hey there readers! Are you looking for the perfect study material for Bahasa Indonesia Kelas 9? Well, look no further… Sejakkecil, Yoon Gyeo Rye tinggal di panti asuhan dan tumbuh besar di penjara khusus remaja. Yoon Gyeo Rye ingin mengubah hidupnya dengan menjadi relawan di sebuah rumah sakit. Di sana, Yoon Gyeo Rye bertemu dengan Kang Tae Shik dan seorang perawat bernama Seo Yeon Joo. Bagaimanakah kelanjutan kisah mereka? - Ada banyak hal yang mesti dipikirkan sebelum memutuskan melakukan adopsi anak yatim piatu. Namun, seorang wanita muda asal Inggris bernama Letty McMaster menunjukkan bahwa hal terpenting adalah tekad untuk memberikan anak-anak itu perlindungan. Melansir The Sun, Letty baru berusia 18 tahun saat dia melakukan perjalanan di Tanzania, Afrika. Dia sendiri tak menyangka kalau pengalaman menjadi sukarelawan di panti asuhan setempat akan benar-benar mengubah hidupnya. Kala itu, dia melihat anak-anak di panti asuhan tidak dirawat dengan baik. Mereka bahkan mengalami kekerasan fisik dan mental. Letty akhirnya tinggal selama tiga tahun di Tanzania untuk menghidupi anak-anak yang ditemui. Ketika panti asuhan itu akhirnya ditutup di tahun 2016, Letty merangkul sembilan anak-anak yang terancam kehilangan tempat tinggal. Baca Juga Beredar Slip Gaji hingga Mes Diduga Karyawan Tasyi Athasyia, Warganet Miris Udah Kayak Panti Asuhan Ilustrasi ibu dan anak. Pexels/PixabayTujuh tahun kemudian, perempuan yang kini berusia 26 tahun itu tinggal bersama anak-anak yatim dari panti asuhan tersebut setelah resmi menjadi wali bagi mereka. Mereka kini telah pindah ke Inggris. Tak berhenti di situ, Letty rupanya juga telah mengadopsi lima anak lagi. Mereka sebelumnya adalah anak-anak jalanan yang juga terlantar dan tak punya tempat tinggal. "Saya selalu berpikir bahwa saya ingin membantu anak-anak jalanan sehingga keluarga dan teman-teman saya tidak terkejut, tetapi saya tidak pernah berharap untuk akhirnya melakukan semua ini," kata perempuan asal Tunbridge Wells, Kent itu. Letty belum menikah tapi dia adalah sosok orangtua di rumah. Namun, kebanyakan anak yang dia adopsi menganggapnya sebagai kakak perempuan karena umur mereka memang tidak begitu jauh. "Saya memutuskan saya ingin menciptakan tempat bagi anak-anak ini untuk menelepon ke rumah di mana mereka akan merasa aman, stabil dan dicintai, serta tidak lagi diperlakukan seperti mereka berada di kebun binatang," tuturnya. Baca Juga Elly Sugigi Bongkar Masa Lalunya, Ternyata Pernah Serahkan Anak untuk Diadopsi Tukang Sayur Letty juga mengelola rumah singgah. Dia berupaya memberikan tempat yang aman bagi anak-anak jalanan, setidaknya untuk mengakses makanan. Ditemani anak laki-laki tertua di rumahnya, Letty turun ke jalan pada malam hari untuk menemukan anak-anak tunawisma yang membutuhkan. Tentuada banyak cara untuk menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di panti asuhan. Berikut adalah beberapa cara membantu panti asuhan yang bisa anda dan kolega anda laksanakan. Semoga membantu. Orang dengan wawasan terbuka dan peduli dapat menjadi relawan. Tidak perlu keahlian khusus, anda bisa bekerja dengan kemampuan masing-masing. IniPanti asuhan merupakan lembaga atau tempat anak-anak tinggal. Selain sebagai rumah, panti asuhan juga berperan untuk mendidik dan merawat anak-anak yatim, yatim piatu, dan terlantar. Pelayanan yang diberikan panti asuhan meliputi kebutuhan fisik, mental, dan sosial anak asuh. Untuk mendukung program dan membantu panti asuhan merawat para anak asuhnya, berbagai cara dapat kamu lakukan. Contohnya menjadi relawan di panti asuhan, memberikan edukasi, atau berdonasi untuk panti asuhan di Kitabisa. Kategori galang dana Panti Asuhan berkaitan dengan campaign yang bertujuan untuk memberikan kesejahteraan sosial dengan tanggung jawab melayani kesejahteraan sosial anak terlantar. Dengan berdonasi di galang dana kategori Panti Asuhan, kamu bisa membantu anak-anak terlantar untuk hidup lebih layak, serta membantu pemenuhan kebutuhan sosial, fisik, dan mental anak asuh. Campaign Panti Asuhan Pilihan Kitabisa Untuk membantu kamu dalam menentukan galang dana apa yang ingin dibantu, berikut adalah pilihan campaign Kitabisa terkait kategori Panti Asuhan. Peduli Anak Foundation Peduli Anak Foundation merupakan organisasi yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan hidup anak-anak yatim piatu serta anak terlantar di Indonesia. Yayasan Peduli Anak telah aktif mengembangkan dan mengimplementasikan berbagai program yang bertujuan untuk memenuhi hak anak yang terlantar seperti mendapatkan pendidikan yang layak, pemenuhan kebutuhan hidup, serta pelayanan kesehatan. Panti Asuhan Roslin Yayasan Kasih Roslin Mandiri atau lebih dikenal dengan Panti Asuhan Roslin merupakan tempat tinggal bagi anak-anak terlantar di Nusa Tenggara Timur. Panti asuhan ini didirkan oleh Kapten Budi, seorang pilot yang kini mendedikasikan hidupnya untuk mensejahterakan anak-anak asuhnya. Fokus utama dari Panti Asuhan Roslin adalah memberikan bekal utnuk masa depan anak-anak kami melalui pendidikan. Panti Asuhan LKSA Nurul Ihsan Panti Asuhan LKSA Nurul Ihsan telah mengasuh lebih dari 300 anak. Mereka adalah anak-anak dari korban konflik sosial di Ambon, korban tsunami Aceh, korban diskriminasi sosial NTT dan Papua, serta kesenjangan sosial di Garut Selatan, Cianjur Selatan dan Bandung. Abhimata Mitrasamaya Abhimata Mitrasamaya merupakan panti asuhan resmi yang merawat bayi, balita, dan anak-anak. Panti ini menerima dan merawat bayi-bayi yang terlantar, dibuang dan tidak dikehendaki keluarganya. Tanpa membedakan suku, agama dan kondisi fisik seorang anak, Abhimata Mitrasamaya menjaga mereka dengan penuh kasih sayang. Mercy Indonesia Mercy Indonesia didirikan sebagai sebuah yayasan sosial yang berfokus pada penyelamatan dan perlindungan bagi anak-anak yatim piatu, korban perdagangan manusia, serta anak yang bermasalah dengan hukum. Sejak didirikan pertama kali di Atambua, Yayasan Mercy Indonesia telah menjadi rumah bagi anak-anak yatim dan piatu.KUg6E8.