PengertianTeks Negosiasi. Teks negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang bertujuan mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda. Kedua belah pihak yang melakukan negosiasi mempunyai hak terhadap hasil yang akan disepakati. Hasil akhir negosiasi harus mempunyai persetujuan dari semua pihak sehingga
Penyelesaian Dengan Depun Depun yaitu lapisan menurut bentuk yang letaknya kedalam kelim depun dapat diartikan melapis/mengelim pinggiran kain lain yang sama bentuknya atau sama sebangun, jika yang akan dilapisi bundar maka depunnya bundar juga, dan bila persegi empat depunnya segi empat juga. Dengan lebar keliman 3 atau 4 cm atau sesuai keinginan tapi harus diseimbangkan. Penyelesaian Dengan Serip Serip yaitu lapisan menurut bentuk/kain serong yang hasil lapisannya menghadap keluar. Serip berfungsi untuk penyelesaian pinggiran busana, disamping itu serip juga berfungsi untuk hiasan atau variasi bagian busana. Serip sering digunakan pada garis leher, kerung lengan, ujung lengan ataupun pinggiran/bawah rok. Warna kain yang digunakan untuk serip, bisa kombinasi atau kain yang warnanya sepadan serasi. Teknik menjahit serip sama dengan depun, tapi serip hasilnya menghadap keluar dan depun hasilnya menghadap kedalam. Penyelesaian Dengan Rompok Rompok adalah penyelesaian pinggir pakaian dengan menggunakan kumai serong atau bisban. Rompok sering digunakan untuk menyelesaikan lingkar kerung lengan, garis leher dan sebagainya. Biasanya hasil rompok untuk kerung lengan adalah 0,5 sampai dengan 0,7 cm yang tampak dari bagian baik dan bagian buruk. Kumai serong didapat dengan menggunting bahan kain dengan arah serong diagonal dengan cara melipat bahan/kain dengan sudut 45 derajat dengan lebar, sedangkan bisban dapat dibeli dipasaran. Bisban tersedia dengan bermacam-macam warna. a. Cara membuat kumai serong,kain dilipat dengan sudut 45 derajat, diukur sesuai dengan lebar yang diinginkan, lalu digunting sesuai dengan tanda. b. Cara menyambung kain serong berbeda dengan kain lurus. Menyambung kain serong harus sesuai dengan arah benang. c. Kegunaan rompok, selain untuk penyelesaian pinggiran pakaian, juga dipakai sebagai variasi atau hiasan pakaian yang biasa dipakai pada bagian leher, kerung lengan, ujung lengan, pada garis princes, garis empire atau pada kerah. d. Cara menjahit rompok pada garis leher sebagai berikut tempat memasangkan rompok pas pada tanda pola. Penyelesian Dengan Depun Langkah-langkahnya Ø Siapkan bahan yang telah dipotong sesuai dengan pola. Ø Gunting depun sesuai dengan bentuk yang akan didepun leher. Ø Beri viseline pada depun. Ø Letakkan baik depun berhadapan dengan baik busana kemudian dijahitkan tepat pada garis pola dengan bantuan jarum pentul atau jelujuran. Ø Rapikan tiras dan diretak-retak sampai batas jahitan dengan jarak 1-2 cm. Ø Jahit tindas dari atas depun dan arahkan tiras kedepun. Ø Pinggir depun disom dengan mengobras terlebih dahulu atau melipatkan kedalam 2 cm. Ø Hasil jadi depun dari bagian baik. Penyelesaian Dengan Serip Langkah-langkahnya Ø Siapkan bahan yang dipotong sesuai dengan pola. Ø Gunting serip sesuai dengan bentuk yang leher. Ø Beri viseline pada serip. Ø Letakkan bahan, waktu pemasangan serip kain bagian baik menghadap ke bagaian buruk busana kemudian dijahit pada garis pola. Ø Tiras jahitan dirapikan dan digunting-gunting kecil/halus menggunakan ujung gunting. Ø Kampuh dijahit dengan posisi tiras diarahkan keluar jahit tindas. Ø Dibalikan diarahkan keluar dan dipres dengan setrika agar rapi. Ø Penyelesaian serip setelah dilipatkan kedalam lebih kurang 0,5 cm dijahit pada pinggir. Penyelesaian Dengan Rompok Langkah-langkahnya Ø Siapkan bahan yang sudah dipotong sesuai dengan pola. Ø Gunting kain serong dengan ukuran panjang lingkar leher. Ø Jahitkan kain serong pada pinggir yang akan dirompok lebih kurang 0,6 cm dari bagian baik, bagian baik berhadapan, dan rapikan sesuai lebar yang diinginkan. Ø Dilipatkan ke dalam dengan lebar yang diinginkan dan dibagian dalam tiras kain serong dilipatkan melebihi batas rompok sebesar 1 mm.
Namun ada bentuk lain dalam proses awal persidangan, yaitu dengan penyerahan aplikasi dari salah satu pihak yang bersengketa. Dalam hal ini, aplikasi berisikan identitas pihak yang menyerahkan aplikasi, identitas negara yang menjadi pihak lawan dalam sengketa, dan pokok persoalan sengketa.soal Dasar Teknologi Menjahit mempelajari bagaimana cara menjahit, contoh soal menjahit dan jawabannya, teknologi menjahit kelas 10, bisban dibuat dari kain yang digunting, langkah pertama memulai jahitan adalah yang termasuk alat jahit pokok kecuali, kumparan atau spul fungsinya untuk, ciri-ciri jarum mesin jahit manual adalah, alat penahan sepatu pada mesin jahit adalah, contoh soal piranti menjahitjarak antara mata dengan jahitan adalah, contoh soal tentang kebaya,soal tentang pemeliharaan mesin jahit, soal soal busana industri, kursus menjahit di blk ,materi pembuatan busana custom made kelas 11, semua peralatan menjahit disebut, kampuh untuk kerung lengan adalah, soal dan kunci jawaban tata busana smk pdfsoal Dasar Teknologi Menjahit kelas x eassy dan pilihan ganda dengan jawabannyabentuk penyelesaian suatu busana, kecuali,soal pembuatan busana custom made kelas xii,depun sebaiknya dibuat selebar,jahitan pada tengah belakang rok adalah,istilah lain dari lingkar pesak adalah,soal tentang kebayasoal essay teknologi menjahit 1. Lebihan kain yang berfungsi untuk menggabunkan bagian yang satu dengan bagian yang lainnya pada busana adalah…a. Kampuh b. Kelim c. Kerah d. Manset e. Belahan 2. Penutup atau guntingan pada kain yang berfungsi memudahkan memakai atau melepas busana merupakan pengertian dari…a. Kampuh b. Kelim c. Kerah d. Manset e. Belahan 3. Lebihan kain pada bagian bawah rok celana ataupun pakaian disebut dengan…a. Kampuh b. Kelim c. Kerah d. Manset e. Belahan contoh soal menjahit dan jawabannya4. Besarnya kampuh pada proses cutting adalah a. 2 cmb. 1 cmc. 1 ½ cmd. 4 cme. 4 ½ cm 5. Panjang ban pinggang untuk rok adalah a. 2 cmb. 1 cmc. 1 ½ cmd. 4 cme. 4 ½ cm 6. Ciri-ciri jarum mesin jahit manual adalah...a. Tangkainya bundarb. Tangkainya kotakc. Tangkainya pipihd. Terdapat symbol DB pada pembungkusnyae. Terdapat symbol DC pada pembungkusnya7. Bunyi mesin keras atau terdengar kasar disebabkan oleh…a. Spul dan sekoci tidak sesuaib. Jarum tumpulc. Mesin berkaratd. Gigi mesin turune. Kurang minyak mesincontoh soal teknologi menjahit kelas 10 semester 18. Penyebab dari hasil jahitan mengerut dan kain ikut mengerut ketika dijahit adalah…a. Jarum tumpulb. Pengatur benang atas terlalu kencangc. Pengatur benang atas terlalu longgard. Spul dan skoci tidak sesuaie. Pemasangan jarum terlalu tinggi9. Pemasangan jarum mesin terlalu tinggi menyebabkan…a. Jarum putusb. Benang putus-putusc. Benang tidak terkait keatasd. Setikan mesin tidak rapie. Setikan melompat-lompat10. Yang bukan merupakan penyebab benang atas pada mesin jahit putus putus adalah …a. Pemasangan benang atas kurang tepatb. Benang atas terlalu renggangc. Ukuran jarum dan benang tidak samad. Pemasangan jarum tidak tepat/ jarum tumpule. Rumah kumparan atau skoci rusak11. Pada waktu mengatur jarak setikan pada mesin jahit, semakin kebawah berarti setikan makin... a. Besar b. Kecil c. Sedang d. Mengerut e. Merapat 12. Proses pemberian minyak pada mesin yang tepat adalah…a. Sesudah mesin digunakanb. 10 menit sebelum mesin digunakanc. Ditengah tengah proses menjahitd. Sebelum menjahite. Satu bulan sebelum dan satu bulan sesudah menjahitsoal pilihan ganda keterampilan menjahit13. Jangka pemberian minyak pada mesin apabila mesin tersebut sering dipakai adalah…a. Setiap hari b. Dua hari sekalic. Seminggu sekalid. Dua minggu sekalie. Sebulan sekaliPerhatikan gambar berikut ini untuk menjawab soal sampai !14. Gambar A merupakan bentuk dari fragmen…a. Saku klepb. Saku vestc. Saku paspoal d. Saku boboke. Saku samping15. Gambar B merupakan bentuk dari fragmen…a. Saku klep b. Saku vestc. Saku paspoald. Saku boboke. Saku samping16. Gambar C merupakan bentuk dari fragmen…a. Saku klep b. Saku vestc. Saku paspoald. Saku boboke. Saku sampingsoal dan kunci jawaban tata busana smk17. Bahan pelapis untuk tutup saku klep adalah…a. Viselin b. 2000 Fc. Kain gulad. Kain kerase. Kain flannel 18. Bahan pelapis yang digunakan untuk membuat saku vest adalaha. Viselin b. 2000 Fc. Kain gulad. Kain kerase. Kain flannel 19. Hal – hal yang tidak boleh dilakukan pada saat proses cutting adalah…a. Menandai pola dengan kapurb. Menggunakan karbon pada bagian buruk kainc. Mengamati arah serat kaind. Menggunakan rader polose. Menggunting dengan posisi kain diangkatsoal dan kunci jawaban tata busana smk pdf20. Tusuk dasar jahitan yang biasanya digunakan untuk membantu proses menjahit adalah…`a. Jelujur b. Feston c. Flanel d. Tikam jejake. Balut 21. Tusuk dasar jahitan yang digunakan untuk penyelesaian kelim bawah rok atau busana lainnya adalah…`a. Jelujur b. Feston c. Flanel d. Tikam jejake. Balut22. Dibawah ini yang bukan termasuk kegunaan dari rancangan bahan adalah …`a. Untuk mengetahui banyaknya bahan yang dibutuhkan sebagai desain busana yang akan dibuatb. Untuk menghindari kekurangan dan kelebihan bahanc. Sebagai pedoman waktu menggunting agar tidak terjadi kesalahand. Untuk mengetahui jumlah biaya yang diperlukane. Untuk menghindari pada saat proses pemotongansoal pilihan ganda kebaya23. Dibawah ini yang bukan termasuk kegunaan dari rancangan bahan adalah …`a. Untuk mengetahui banyaknya bahan yang dibutuhkan sebagai desain busana yang akan dibuatb. Untuk menghindari kekurangan dan kelebihan bahanc. Sebagai pedoman waktu menggunting agar tidak terjadi kesalahand. Untuk mengetahui jumlah biaya yang diperlukane. Untuk menghindari pada saat proses pemotongan24. Urutan teknik pemasangan tutup tarik reksliting yang benar adalah …`a. Menjelujur, tutup tarik disemat pada belahan, membuat setikan yang lurus dan rata, menentukan anjang belahan sesuai ukuranb. Membuat setikan lurus menjelujur, menentukan panjang belahan, menjahit tutup tarikc. Reksleting disemat pada belahan, menjelujur, membuat setikan yang lurus dan rata, menentukan anjang belahand. Menentukan panjang belahan sesuai dengan panjang tutup tarik, tutup tarik disematkan pada belahan, enjelujur, membuat setikan lurus dan ratae. Menandai pola, resliting disemat, dan dijahitlurus sesuai pola Urutan teknik pemasangan tutup tarik reksliting yang benar adalah …`a. Menjelujur, tutup tarik disemat pada belahan, membuat setikan yang lurus dan rata, menentukan anjang belahan sesuai ukuranb. Membuat setikan lurus menjelujur, menentukan panjang belahan, menjahit tutup tarikc. Reksleting disemat pada belahan, menjelujur, membuat setikan yang lurus dan rata, menentukan anjang belahand. Menentukan panjang belahan sesuai dengan panjang tutup tarik, tutup tarik disematkan pada belahan, enjelujur, membuat setikan lurus dan ratae. Menandai pola, resliting disemat, dan dijahitlurus sesuai pola kelim untuk pakaian anak dengan menggunakan tusu1. Jelaskan perbedaan belahan pada busana laki laki dan perempuan?2. Jelaskan perbedaan proses menjahit ban pinggang dan manset?3. Sebutkan langkah langkah menjahit rok lipit hadap?4. Jelaskan tahapan membuat rancangan harga pada rok?5. Jelaskan tahapan membuat rancangan bahan pada rok?soal Dasar Teknologi Menjahit kelas x eassy dan pilihan ganda dengan jawabannyajenis jenis kecelakaan saat menjahit, buku teknologi menjahit kelas 10 semester 2, materi teknologi menjahit kelas 10 semester 1, piranti menjahit adalah, macam-macam alat pemberi tanda, mesin high speed adalah mesin jahit, berikut syarat pita ukuran yang baik, kecuali, yang termasuk alat jahit pokok adalah kecuali, berikut macam-macam jarum mesin jahit kecualisoal Dasar Teknologi Menjahit kelas x eassy dan pilihan ganda dengan jawabannya
Bahanpelengkap/garnitur busana adalah semua jenis bahan yang digunakan untuk melengkapi suatu busana atau lenan rumah tangga. Menurut fungsinya bahan pelengkap Menyelesaikan busana dengan jahitan tangan Kompetensi Menyelesaikan busana dengan jahitan tangan Sub Kompetensi 1. Menyiapkan tempat kerja dan alat 2. Menyelesaikan busana dengan alat jahit tangan 3. Memelihara dan menyimpan alat jahit tangan No. Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar Alasan Perubahan Tanda Tangan Fasilitator 1 Teknik penyelesaian kelim Teknik penyelesaian lubang kancing 18 jam 18 jam 2 Teknik pemasangan kancing hias Teknik pemasangan kancing tindih Teknik pemasangan kancing kait Teknik pemasangan bantal bahu 18 jam 10 jam 6 jam 10 jam Teknik penyelesaian busana a Tujuan kegiatan pembelajaran Pada akhir kegiatan pembelajaran teknik penyelesaian busana, peserta diklat mampu 1 menjelaskan sikap kerja yang positif dalam menjahit dengan tangan 2 menerapkan sikap kerja yang positif 3 menjelaskan teknik penyelesaian kelim 4 menyelesaikan kelim dengan teknik yang benar dan rapi 5 menjelaskan teknik pembuatan lubang kancing 6 membuat lubang kancing dengan tehnik yang benar dan rapi b. Uraian materi 1 Sikap kerja menjahit yang positif Dalam mengerjakan penyelesaian busana dengan alat jahit tangan , kita pada waktu bekerja harus memperhatikan sikap kerja yang positif. Duduk dengan benar tidak hanya membantu untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik, tetapi juga membuat pekerjaan lebih mudah dan mencegah kita dari rasa lelah yang muncul secara cepat. Gambar Sikap duduk yang benar dan salah Sikap duduk yang baik adalah posisi duduk nyaman, tidak kaku, posisi tegak dan punggung tetap lurus. Tempatkan kedua kaki di atas lantai, siku disamping badan, dan peganglah jahitan di atas meja, sehingga akan membawa pekerjaan pada jarak yang tepat dari mata. Posisikan tangan untuk dapat bekerja dengan nyaman di atas meja. Bentangkan kain di atas meja ………. …….. atau letakkan kain menggantung ke bawah Gambar Bekerja dengan potongan kain yang lebar Pencahayaan harus cukup terang saat kita menyelesaikan jahitan. Jika mungkin cahaya datang dari arah kiri badan. Pencahayaan yang kurang terang, akan membuat mata cepat lelah. Ketika mata lelah, istirahatlah sejenak, karena mata kita jauh lebih penting dari pekerjaan. Tangan kita harus dalam keadaan bersih saat memegang pekerjaan. Jari-jari tangan yang kotor akan mengotori pekerjaan. Oleh karena itu cuci tangan sebelum menjahit. Jika tangan menjadi basah pada waktu bekerja, cuci tangan atau taburi dengan sedikit talk. 2 Teknik penyelesaian kelim Kelim adalah penyelesaian tepi dari bagian-bagian busana. Kelim dilipat mengarah ke bagian buruk kain dan tepinya dapat diselesaikan dengan menggunakan mesin atau jahitan tangan. Lebar kelim bermacam-macam tergantung pada penempatannya, misalnya - kelim rok lebar kelim antara 3 – 5 cm - kelim blus lebar kelim antara 2 – 4 cm - kelim lengan lebar kelim antara 3 – 4 cm Penyelesaian kelim dikerjakan setelah busana selesai dijahit. Kelim sebaiknya dijelujur dan disetrika lebih dahulu sebelum diselesaikan dengan tusuk kelim atau tusuk flannel. a Teknik penyelesaian kelim dengan tusuk flanel Kelim diselesaikan dengan tusuk flanel terutama pada bahan tipis setengah tebal dan tebal yang pinggiran kain / tepi kelim diobras. Langkah kerja 1. Kelim dilipat sesuai lebar yang ditentukan, semat dengan jarum pentul pada beberapa tempat. 2. Jelujur sekeliling kelim kemudian dipres dengan setrika . 3. Selesaikan kelim dengan tusuk flanel . Cara mengerjakan dari kiri ke kanan dengan hanya mengambil 1 – 2 helai serat kain bersilang membentuk sudut yang sama jaraknya. 4. Benang dimatikan pada akhir tusuk flanel dan benang jelujur dibersihkan . Gambar Penyelesaian kelim dengan tusuk flanel b Teknik penyelesaian kelim dengan tusuk kelim Teknik ini dapat diterapkan pada bahan yang tipis sampai tebal baik pada tepi kelim yang diobras ataupun tidak. Langkah kerja 1 Tepi kelim dilipat selebar 0,5 cm 2 Lipat lagi selebar kelim yang ditentukan, semat jarum pentul kemudian dijelujur dan dipres dengan setrika. 3 Kelim diselesaikan dengan tusuk kelim, buat tusukan awal sebagai penguat pada lipatan dalam kelim, lanjutkan dengan tusuk kelim sengan mengambil 1 – 2 helai serat kain dengan jarak yang teratur. Tusuk kelim dikerjakan dari kanan ke kiri . 4 Benang dimatikan pada akhir tusuk kelim dan benang jelujur dibersihkan . Gambar 1. 4 Tehnik penyelesaian dengan tusuk kelim c Teknik penyelesaian kelim pada bahan tembus terang Langkah kerja 1. Lipat lipatan dalam kelim, lebarnya sama dengan lebar kelim . 2. Lipat sekali lagi tepat pada batas lebar kelim, semat jarum pentul dan dijelujur kemudian dipres dengan setrika. 3. Selesaikan dengan tusuk kelim matikan benang untuk penguat pada akhir tusuk. 4. Bersihkan benang jelujur. Gambar 1. 5 Tehnik penyelesaian kelim pada bahan tembus terang 3 Teknik pembuatan lubang kancing Kancing dan lubang kancing digunakan untuk menutup belahan yang terdiri atas dua lapis yang bertumpukan. Pada lapis bawah dipasang kancing dan pada lapis atas dibuat lubang kancing. Untuk busana wanita lapis kanan menutup lapis kiri, sedangkan untuk pria lapis kiri diatas lapis kanan. Lubang kancing dapat diselesaikan dengan tangan ataupun mesin. Langkah kerja membuat lubang kancing dengan tangan 1. Mengukur besar kancing yang akan dipasang 2. Menentukan tempat lubang kancing, diukur dari tengah muka TM keluar 2–3 mm, untuk lubang kancing melintang. Lubang kancing membujur garis tengah lubang tepat pada garis tengah muka Gambar Menentukan letak lubang kancing 3. Membuat rentangan benang atau julujuran pada sekeliling lubang kancing dengan jarak 6 mm dari garis tengah lubang Gambar Membuat rentangan benang 4. Memotong/menyobek lubang tepat pada garis tengah lubang, menggunakan gunting atau pembuka jahitan kemudian selesaikan dengan tusuk balut. Gambar Membuat tusuk balut 5. Menyelesaikan dengan tusuk lubang kancing pada sekeliling lubang dan diberi trens pada ujung lubang kancing sebagai penguat. Lubang kancing membujur trens pada dua ujung, sedangkan pada lubang kancing melintang trens pada satu ujung. Gambar Menyelesaikan dengan tusuk lubang kancing Letak lubang kancing ada yang melintang dan membujur tergantung pada jenis belahan. Belahan yang pelapisnya mengarah kedalam, lubang kancingnya melintang. Sedangkan belahan yang pelapisnya mengarah keluar,misal; kemeja atau pada belahan terbatas misal; belahan dua lajur pada kaos, lubang kancingnya membujur. c. Rangkuman Sikap kerja menjahit yang positif akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh dan hasil pekerjaan kita. Bekerja dengan sikap kerja yang baik, membuat pekerjaan menjadi lebih mudah untuk diselesaikan dan membuat kita tidak cepat lelah. Hal-hal yang perlu diperhatikan dan dibiasakan dalam bekerja adalah 1 Duduk dengan sikap yang benar 2 Meletakkan dan menyelesaikan pekerjaan di atas meja 3 Bekerja dengan penerangan yang cukup memadai 4 Membersihkan tangan sebelum memegang pekerjaan jahitan. Kelim adalah penyelesaian tepi dari bagian busana yang dilipat mengarah ke bagian buruk kain. Kelim dapat diselesaikan dengan tusuk kelim atau tusuk flanel, dengan mengambil satu-dua helai serat benang pada kain. Dari bagian baik kain, hanya terlihat titik-titik dengan jarak yang teratur. Lubang kancing dibuat sebelum pemasangan kancing. Pada pakaian wanita belahan/lapis kanan menutup lapis kiri. Tusuk yang digunakan untuk menyelesaikan lubang kancing adalah tusuk festoon berkepala tusuk lubang kancing. Lubang kancing membujur, ditrens pada kedua ujungnya, sedangkan lubang kancing melintang ditrens pada salah satu ujung bagian dalam. d. Tugas 1 Amatilah tehnik penyelesaian kelim pada beberapa potong pakaian wanita ! Minimal 5 potong . 2 Amatilah letak lubang kancing melintang dan membujur pada pakaian wanita ! 3 Buatlah pada kain uji coba teknik penyelesaian kelim dengan tusuk kelim pada bahan tebal, setengah tebal dan tipis. 4 Buatlah pada kain uji coba teknik penyelesaian kelim dengan tusuk flannel pada bahan tebal, setengah tebal dan tipis ! 5 Buatlah pada kain uji coba teknik penyelesaian kelim pada bahan tembus terang ! 6 Buatlah masing-masing 5 buah lubang kancing melintang dan membujur pada kain uji coba ! e. Tes formatif 1 Jelaskan mengapa kita harus bekerja dengan sikap kerja yang positif ! 2 Sebutkan empat sikap kerja yang harus diperhatikan dan dibiasakan dalam bekerja ! 3 Apakah yang dimaksud dengan kelim ? 4 Jelaskan dua teknik penyelesaian kelim ! 5 Tuliskan langkah-langkah membuat lubang kancing ! f. Kunci jawaban 1 Bekerja dengan sikap kerja yang positif membuat pekerjaan menjadi lebih mudah diselesaikan dan membuat kita tidak cepat merasa lelah, sehingga hal tersebut akan berpengaruh pula terhadap kesehatan tubuh dan hasil pekerjaan. 2 a duduk dengan sikap yang benar b meletakkan dan menyelesaikan pekerjaan di atas meja c bekerja dengan penerangan yang memadai d membersihkan tangan sebelum memegang pekerjaan jahitan 3 penyelesaian tepi dari bagian busana yang dilipat mengarah kebagian buruk kain. 4 a kelim diselesaikan dengan tusuk kelim, dikerjakan dari kiri ke kanan, dengan mengambil 1 – 2 helai serat benang pada kain dengan jarak yang teratur. b kelim diselesaikan dengan tusuk flannel, terutama pada tepi bahan yang diobras. Dikerjakan dari kanan ke kiri dengan mengambil 1 – 2 helai serat benang pada kain dengan jarak yang teratur 5 Langkah kerja membuat lubang kancing - mengukur besar kancing yang akan dipasang - menentukan tempat lubang kancing - membuat rentangan benang atau menjelujur pada sekeliling lubang kancing dengan jarak 6 mm dari garis tengah - memotong lubang, diselesaikan dengan tusuk balut pada sekeliling lubang - menyelesaikan sekeliling lubang kancing dengan tusuk festoon berkepala tusuk lubang kancing dan diberikan trens penguat pada ujungnya. g. Lembar kerja 1 Alat - jarum tangan ukuran kecil atau jarum payet - jarum pentul - gunting benang - pendedel - pita ukur - kapur/pensil jahit 2 Bahan - perca kain tebal, setengah tebal, tipis, ukuran 30 x 20 cm masing-masing 2 lembar untuk penyelesaian kelim dengan tusuk kelim dan tusuk flanel . - perca kain tembus terang ukuran 30 x 20 cm 1 lembar untuk penyelesaian kelim. - Perca kain ukuran 30 x 30 cm 2 lembar untuk pembuatan lubang kancing melintang dan membujur. - benda kerja busana 3 Keselamatan dan kesehatan kerja a Bekerja dengan sikap kerja yang positif b Ikuti langkah kerja sesuai petunjuk c Gunakan jarum yang runcing dengan ukuran sesuai tebal tipisnya kain d Gunakan bidal/topi jari e Bekerja dengan hati-hati, cermat dan teliti 4 Langkah kerja a Menyiapkan tempat kerja b Menyiapkan alat dan bahan c Menyelesaikan kelim pada kain uji coba dengan tusuk flanel d Menyelesaikan kelim pada kain uji coba dengan tusuk kelim e Menyelesaikan kelim pada kain tembus terang f Menyelesaikan lubang kancing melintang dan membujur pada kain uji coba g Membersihkan tempat dan alat setelah selesai bekerja. 1 Teknik pemasangan kancing kait kecil Kancing kait terdiri atas dua bagian yaitu kaitan dan matanya. Memasang kancing kait diselesaikan dengan tusuk balut atau tusuk feston berkepala tusuk lubang kancing, menggunakan satu helai benang atau 2 helai benang yang dirangkap. Untuk kancing kait kecil, mata kaitannya dapat diganti dengan lubang yang dibuat dari rentangan benang yang dililit dengan tusuk feston trens . Langkah kerja a kaitan dipasangkan pada ujung belahan. b Selesaikan dengan tusuk feston berkepala tusuk lubang kancing pada sekeliling lubang kaitan c Berikan tusuk balut sebagai penguat pada bagian tengah kaitan, matikan benang untuk penguat. d Pasangkan mata kaitan dengan tusuk feston berkepala. Mata kaitan dapat diganti dengan rentangan benang yang dililit tusuk feston trens. Kaitan dan matanya tidak boleh tampak dari luar. Gambar Teknik pemasangan kancing kait kecil 2 Teknik pemasangan kancing kait besar Kancing kait besar dipasangkan pada ban pinggang rok ataupun celana. Kaitan dipasangkan pada bagian atas dan mata kaitan dibagian bawah ban pinggang. Langkah kerja a Kaitan dipasangkan pada bagian atas ban pinggang. b Lubang pada kaitan diselesaikan dengan tusuk feston berkepala c Pasangkan mata kaitan pada bagian bawah, selesaikan dengan tusuk feston berkepala mengelilingi lubang. Gambar 2. 2 Teknik pemasangan kancing kait besar 3 Teknik pemasangan kancing tindih kancing jepret Langkah kerja a Buat tusukan mula pada tanda letak kancing b Pasangkan kancing yang timbul dengan tusuk balut atau tusuk feston berkepala, setiap lubang dibuat 3-5 tusukan. Usahakan hasil tusukan tidak tembus ke bagian baik kain. c Tekankan bagian kancing yang timbul pada tempat kancing pipih akan dipasangkan. d Pasangkan kancing pipih seperti pada pemasangan kancing yang timbul. Gambar Teknik pemasangan dan membungkus kancing tindih Untuk jenis busana yang berkualitas tinggi, kancing jepret dibungkus dengan bahan yang tipis dan sewarna dengan bahan busananya. Cara pemasangan sama seperti memasang kancing tindih yang tidak dibungkus. 4 Pemasangan kancing lubang dua dan empat. Langkah kerja a menentukan letak kancing b membuat satu dua tusukan kecil pada tanda letak kancing sebagai penguat tusukan awal c memasang kancing dengan meletakkan jarum pentul atau beri jarak dari kain, maksudnya untuk memberi kelonggaran sebagai pengganti kaki kancing, lekatkan dengan 4-5 tusukan. d Lepaskan jarum pentul, rentangan benang di bagian bawah kancing, dililit dengan 3-4 kali lilitan benang. e Pada bagian buruk bahan, rentangan benangnya diselesaikan dengan tusuk feston sebagai penguat. Gambar Teknik pemasangan kancing lubang dua dan empat 5 Pemasangan kancing hias bertangkai Langkah kerja a membuat tusukan awal pada tanda tempat kancing b kancing dipasang dengan membuat 4-5 tusukan menembus ke bagian bawah buruk kain, rentangan benang maksimal 3 mm c Pada bagian buruk kain, selesaikan rentangan benang dengan tusuk feston sebagai penguat. Untuk pemasangan kancing hias tidak bertangkai, kancing bungkus, teknik pemasangannya sama seperti pemasangan kancing lubang dua dan lubang empat, yaitu dengan diberikan kelonggaran sebagai pengganti kaki kancing. Gambar 2. 5 Teknik pemasangan kancing hias bertangkai 6 Pemasangan kancing cina Langkah kerja a Tentukan letak kancing b Pasangkan kancing tepat pada letak kancing c Semat kedua kancing dengan jarum pentul agar tidak bergeser letaknya. d Lepaskan buhul dari kaitannya, lekatkan/jahit kancing pada kain menggunakan tusuk balut dengan rapi pada beberapa tempat, atau tusuk jelujur yang rapat. Gambar Teknik pemasangan kancing cina 7 Pemasangan bantalan bahu/padding Bantalan bahu berguna untuk menutupi bentuk bahu yang kurang sempurna sehingga terlihat lebih sempurna. Bantalan bahu untuk blus, gaun berlengan yang tidak difuring perlu dibungkus. Bahan furing yang sesuai dengan bahan, sangat tepat untuk membungkus bantalan bahu. Tepi bantalan bahu, dapat diselesaikan dengan diobras. Langkah kerja a Pasangkan bantalan bahu pada bagian buruk pakaian. Tempatkan bagian tengah bantalan, tepat di atas jahitan garis bahu. Sebagian besar berada di bagian badan , sedangkan sisi yang lurus dimajukan kira-kira 1 cm dari jahitan lingkar lengan Gambar Letak bantal bahu b Balik ke bagian baik pakaian, semat dengan jarum pentul pada kedua ujung bantalan bahu. Perhatikan letaknya, apakah sudah benar-benar pas atau belum. Jika belum pas, perbaiki kembali letaknya dengan menggeser letak bantalannya. Gambar Mengecek letak bantal bahu c Jika sudah pas balik kembali kebagian buruk jahit dengan tangan, disekitar lingkar lengan dan kampuh bahu, dengan tusuk balut atau ditrens pada beberapa tempat. Gambar Penyelesaian dengan tusuk balut d Jika bantalan bahu, akan dipasangkan menggunakan kancing tindih, beri tanda pada letak kancing pada garis bahu. Pasangkan kancing tindih yang timbul pada bagian bantalan bahu dan kancing yang pipih pada kampuh bahunya. Selain kancing tindih dapat pula dipasangkan pita perekat. Bagian pita yang kasar dipasangkan pada bantal bahu , yang halus dipasangkan pada kampuh bahu. Gambar Penyelesaian dengan kancing tindih c. Rangkuman Tehnik-tehnik khusus perlu dipahami agar pekerjaan pemasangan-pemasangan pelengkap busana dapat terselesaikan dengan cepat dan rapi. Buatlah tusukan awal pada kain dan selalu matikan benang pada saat mengakhiri jahitan, agar bahan pelengkap terpasang dengan kuat. Pada pemasangan kancing kait dan kancing tindih gunakan tusuk feston berkepala tusuk lubang kancing agar hasilnya rapi. Dalam pemasangan kancing lubang dua, lubang empat dan kancing hias tidak bertangkai, perlu diberi keonggaran benang, kemudian dililit dengan kuat, sebagai pengganti kaki kancing. Selesaikan rentangan benang yang ada pada bagian buruk kain, dengan tusuk feston. Memasang padding dapat dilakukan dengan dijahit, menggunakan tusuk balut, atau dipasangkan dengan menggunakan kancing tindih atau pita perekat. d. Tugas 1 Membuat uji coba pada kain ukuran 30 x 30 cm, teknik pemasangan - kancing kait besar dan kecil - kancing tindih - kancing lubang dua dan lubang empat - kancing hias bertangkai dan tidak bertangkai - kancing cina 2 Memasang bantal bahu pada blus berlengan dengan menggunakan dua cara yaitu - dipasang permanen - dipasang menggunakan kancing tindih - dipasang menggunakan pita perekat e. Tes formatif 1 Jelaskan cara memasang kancing kait ! 2 Bagaimanakah pemasangan kancing tindih untuk busana yang berkualitas tinggi ! 3 Jelaskan cara memasang kancing lubang dua ! 4 Jelaskan cara memasang kancing cina ! 5 Jelaskan cara memasang padding secara permanen ! f. Kunci jawaban 1 Cara memasang kancing kait, diselesaikan dengan tusuk festoon berkepala menggunakan satu atau dua helai benang yang dirangkap ! 2 Kancing tindih dibungkus dulu menggunakan kain tipis yang sewarna dengan kain utamanya, kemudian dipasangkan pada pakaian menggunakan tusuk feston berkepala. 3 Cara memasang kancing lubang dua - menentukan letak kancing - membuat tusukan mula pada tanda letak kancing - memasang kancing dengan diberi kelonggaran benang, buat 4-5 kali tusukan, rentangan benang dililit 3 – 4 kali lilitan - bagian buruk diselesaikan dengan tusuk feston. 4 Cara memasang kancing cina - kancing cina dilekatkan menggunakan tusuk balut dengan rapi, pada beberapa tempat. 5 Cara memasang padding - pasangkan padding pada bahu 1 cm keluar dari garis kerung lengan, semat dengan jarum pentul dari bagian luar - Balik kebagian dalam, jahit dengan tangan menggunakan tusuk balut, di sekitar lengan dan kampuh bahu g. Lembar kerja 1 Alat - jarum tangan - jarum pentul - gunting benang - pendedel - pita ukur 2 Bahan - perca kain ukuran 30 x 30 cm 2 lembar - kancing kait besar dan kecil - kancing tindih - kancing hias bertangkai dan tidak bertangkai - kancing cina - padding yang dibungkus - blus berlengan 3 Keselamatan kerja - bekerja dengan sikap kerja yang positif - ikuti langkah kerja sesuai petunjuk - gunakan ukuran jarum yang sesuai dengan tebal tipisnya kain. - gunakan bidal/topi jari - bekerja dengan hati-hati, cermat dan teliti 4 Langkah keja Memasang pelengkap busana - menyiapkan alat dan bahan - memasang kancing kaitbesar dan kecil - memasang kancing lubang dua dan empat - memasang kancing hias bertangkai dan tidak bertangkai - memasang kancing cina - memasang padding pada blus berlengan - membersihkan tempat dan alat kerja setelah selesai Sktesajuga memiliki manfaat yang besar terhadap ilmu pengetahuan. Sketsa berfungsi sebagai alat bantu dalam penelitian ilmiah. 7. Pendidikan. Seorang pengajar, ketika tidak menunjukkan suatu benda yang sebenarnya sebagai model pembelajaran, dapat menunjukkan gambar atau foto dari benda-benda tersebut.0% found this document useful 0 votes364 views4 pagesDescriptionSoal UTS GanjilOriginal TitleSOAL PEMBUATAN BUSANA CUSTOM MADE XI TBCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes364 views4 pagesSoal Pembuatan Busana Custom Made Xi TBOriginal TitleSOAL PEMBUATAN BUSANA CUSTOM MADE XI TBJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.